Fakta Kemuliaan Bulan Muharram atau Bulan Suro

majalahmaya.net - Fakta Kemuliaan Bulan Muharram - Bulan muharram atau juga sering disebut bulan Suro. Dan bulan muharram ini merupakan bulan yang suci setelah bulan Ramadhan. Bulan muharram adalah bulan pergantian tahun baru umat islam, dan bulan ini merupakan bulan yang banyak kemuliaan sehingga umat islam sangat antusias merayakan tahun baru islam ini.

Tapi tahukah anda kalau bulan Muharram ini banyak mengandung kemuliaan. Kemuliaan yang mungkin tidak ada pada bulan-bulan lainya. Terus apa saja kemuliaan bulan suci muharram itu? simak ulasan berikut ini.

➨ Merupakan Salah Satu Bulan Haram

Ashurul Haram atau Bulan Haram, yang salah satunya bulan muharram ini adalah bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Bulan Muharram ini memiliki kesucian, dan menjadi bulan pilihan, diantara kesucian dan kemuliaan bulan suci muharram adalah Kaum muslimin dilarang berperang, kecuali terpaksa jika diserang oleh kaum kafir.

Allah berfirman pada QS.At-Taubah ayat 36 yang berbunyi.

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ
Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, (QS. At-Taubah : 36)

Fakta Kemuliaan Bulan Muharram atau Bulan Suro

image source : kabarmakkah.com
➨ Kemuliaan Nilai Historis Sebagai Bulan Hijrah

Bulan Hijrah merupakan Perjuangan yang monumental yang dilakukan oleh Rosulullah SAW dan para sahabatnya. Mereka rela meninggalkan apa yang mereka punya seperti Harta, rumah dan keluarganya menuju Yatsrip yang sekarang dikenal sebagai Madinah. Rosulullah SAW dan sahabatnya rela meninggalkan tanah air menuju tanah yang tidak jelas asal usulnya, sehingga tidak sedikit para sahabat yang mempertaruhkan nyawa termasuk Rosulullah SAW dan Abu Bakar yang dikejar dan diburu hidup atau mati.

Karena itulah, Ketika salah satu sahabat Rosulullah SAW yaitu Umar bin Khatab hendak menentukan tahun baru islam, beliau memilih Muharram sebagai bulan pertama umat islam. Maka kalender islam pun disebut sebagai kalender Hijriyah.

➨ Kemuliaan Puasa Sunah Tasu'a dan Asyura di Bulan Muharram

Puasa tasu'a dan asyura serta puasa sunah lainya seperti puasa senin kamis, ayamul bidh dan puasa daud nilainya menjadi puasa yang paling mulia setelah puasa Ramadhan. Seperti sabda Rosulullah Saw yang berbunyi.

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ


"Puasa yang paling mulia setelah puasa Ramadhan adalah (berpuasa) di bulan Allah SWT, Muharram." (HR. Muslim)

Secara Khusus, Rosulullah SAW menyebutkan keutamaan puasa Asyura dalam sabdanya yaitu :

سُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ


"Rosulullah ditanya mengenai puasa Asyura, beliau menjawab, ia bisa menghapus dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim)

Sedangkan mengenai puasa Tasu'a, Rosulullah berazam untuk menjalankanya, tetapi beliau tidak tidak sempat menjalankanya karena wafat sebelum tiba bulan muharram. Lalu para sahabatnya menjalankan puasa tasu'a seperti keinginan Rosulullah SAW:

"Apabila tahun depan (kita diberi umur panjang), kita akan berpuasa pada hari tasu'a (hari kesembilan bulan muharram). (HR. As-Suyuthi dari Ibnu Abbas, dishahihkan Al Albani dalam Shahihul Jami')

Demikianlah Fakta Kemuliaan Bulan Muharram atau Bulan Suro. Semoga kita semua diberi kemudahan oleh Allah SWT untuk mengambil ibrah dan menggapai keutamaan itu. Semoga Bermanfaat.

0 Response to "Fakta Kemuliaan Bulan Muharram atau Bulan Suro"

Posting Komentar