Sungai Gethuk, Green Canyon Mini di Klaten

Sungai Gethuk, Wisata Alam di Klaten. Sungai Gethuk, yang sering di sebut Green Canyon Mini, Setelah di Jawa Timur tepatnya di Daerah Pacitan yang mempunyai Sungai Maron atau dijuluki "Amazon nya Indonesia", kini di Jawa Tengah Tepatnya di Klaten juga mempunyai sebuah Sungai cantik yang dijuluki Green Canyon Mini.

Klaten, yang terletak di sebelah selatan Kota Boyolali ini, siapa sangka mempunyai Wisata Alam yang sangat indah nan Asri, mungkin bagi Anda yang tinggal di luar klaten belum mengetahui Green Canyon ala Klaten. Di Klaten, tepatnya di Desa Socokangsi, Kecamatan Jatinom terdapat keindahan alam serupa. Ngarai hijau yang terbentuk dari erosi tanah akibat aliran sungai Gethuk punya cerita sendiri.

Berlokasi sekitar 90 menit dari Kota Solo, Sungai Gethuk, Sungai Gethuk memiliki aliran air yang jernih dan tanpa sampah. Dasar sungai yang berupa bebatuan seolah filter alami. untuk menikamati pesonanya, pengunjung tak perlu menggunakan kapal. Berjalan kaki menyusuri sungai adalah cara terbaik.
Sungai Gethuk, Green Canyon Mini di Klaten

Beberapa ruas sungai ini memiliki kedalaman beragam. Sehingga, aktivitasnya tak melulu susur sungai, tapi juga berenang atau sekadar berendam. salah seorang pengelola, Andi Afiyanto, menjelaskan pemerintah desa secara bertahap menggelontorkan dana guna mempercantik green canyon mini.

Mulai dari penataan taman, pemasangan tangga turun sungai, pembuatan mushola, kamar mandi, dan sejumlah fasilitas lain. ''sampai saat ini kami belum mematok tiket masuk karena merasa fasilitasnya kurang layak. Pengunjung yang datang bisa membayar dana sukarela. Tidak membayar pun tidak masalah.''

Setelah ngobrol singkat, solopos.com pun segera beringsut ke tepi Sungai Gethuk. Di bagian pertama tepat di samping mushola yang baru dibangun, solopos.com berjumpa dengan sejumlah anak. Mereka rupanya asyik menikmati kesegaran aliran Sungai Gethuk. Berenang, melompat, dan sesekali menyelam. Kedalaman di bagian pertama ini hanya sekitar 50 sentimeter.

Pengelola kerap menyebutnya sebagai area anak-anak. Karung-karung yang ditumpuk tepat di mulut air terjun menandai batas antara area anak-anak dan area lompatan. Ya, siapapun yang berani bisa melompat dari mulut air terjun ke bawah. Kedalamannya yang mencapai empat meter membuat lompatan itu tan berbahaya karena tak akan menyentuh dasar.

Terlebih, ketinggian air terjun hanya sekitar empat meter. Puas menyaksikan keberanianbocah-bocah itu, solopos.com lantas turun ke sungai. Menapaki bebatuan kali, ngarai hijau sungai Gethuk berkali-kali membuat tertegun. Guratan-guratan halus sepanjang tebing sungai setinggi 5 meter itu seperti menyimpan  kisah di baliknya.

Butuh berapa lama, aliran sungai berhasil mengukir bebatuannya. Atraksi alam nan hijau itu mengapit sepanjang sungai. Kelokannya menghadirkan sudut-sudut unik yang kian menantang untuk jelajahi.''kalau mau ditelusuri, sepanjang Sungai Gethuk punya tebing serupa. Tapi, untuk sementara kita menjelajahi sepanjang 1 kilometer sampai di akar seribu.''

Akar seribu yang bisa disusuri sejauh 500 meter berjalan kaki dari pintu masuk green canyon bagian tersendiri. Pohon beringin besar yang akarnya menempel di tebing sungai mendasari penamaanitu. Akarnya yang berjajar dan memanjang menjadikannya latar belakang foto yang menarik.

Gimana? Apakah Anda tertarik untuk mengunjunginya? Tempat ini merupakan rekomendasi bagi Anda yang suka bertravelling dengan nuansa alam. Serta bisa menjadi tempat wisata tujuan Anda selanjutnya.

Itulah Artikel mengenai Sungai Gethuk, Green Canyon Mini di Klaten yang bisa saya berikan. Semoga artikel ini bisa membantu Anda yang ingin mencari tempat liburan bernuansa alam. Semoga Bermanfaat. Happy Travelling.

0 Response to "Sungai Gethuk, Green Canyon Mini di Klaten"

Posting Komentar